Pengumuman :

Hadapi Musim Banjir, Wali Kota Appi Siapkan Kendaraan Penyedot Air Berteknologi Jepang di Makassar

  • 36
Hadapi Musim Hujan, Wali Kota Appi Jajaki Teknologi Jepang untuk Atasi Genangan di Makassar (Foto: Humas Pemkot Makassar / makassarkota.go..id)

Makassar - Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi terus bergerak cepat menyiapkan langkah antisipasi menjelang musim hujan. Salah satu fokus utamanya adalah menjajaki penggunaan kendaraan penyedot air berdaya tinggi sekaligus kendaraan penyemprot bertekanan tinggi asal Jepang. Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan genangan sekaligus membersihkan sedimentasi dan sampah yang sering menyumbat saluran drainase.

Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama city-to-city antara Kota Makassar dan Kota Yokohama yang difasilitasi Nippon Koei Co., Ltd. Sebagai tahap awal, Appi secara langsung meninjau demonstrasi alat tersebut di kanal depan Dankeslap TNI AD, Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Ia melihat sendiri bagaimana kendaraan modern ini bekerja membersihkan saluran yang sulit dijangkau dengan metode biasa.

Menurut Appi, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu alternatif penting untuk memperkuat respons pemerintah terhadap potensi banjir. “Ke depan, alat ini diharapkan bisa membantu mengantisipasi banjir dan genangan. Dengan begitu, penanganan air di kanal maupun selokan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujarnya. Prediksi BMKG yang menyebutkan peningkatan curah hujan mulai akhir November hingga awal Desember semakin mendorong Pemkot untuk bergerak lebih awal.

Tantangan utama penanganan drainase di Makassar adalah banyaknya saluran tertutup serta penumpukan sedimen dan sampah. Kondisi ini sering menghambat aliran air saat hujan deras. Kendaraan penyedot berpotensi memindahkan air genangan ke kanal utama atau saluran pembuangan yang lebih besar, sementara semprotan bertekanan tinggi membantu membersihkan kotoran dan endapan yang melekat keras. Teknologi ini juga dinilai mampu menjangkau titik-titik yang selama ini sulit ditangani secara manual.

Appi menegaskan bahwa demonstrasi ini masih menjadi tahap penilaian. Pemkot akan mengkaji efektivitas, kebutuhan operasional, dan kesesuaiannya dengan kondisi drainase setempat sebelum memutuskan pemanfaatan lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya pendekatan preventif, bukan hanya reaktif. Pembersihan sedimen, pengangkatan sampah, serta pemeliharaan rutin kanal dan drainase tetap menjadi prioritas agar kapasitas saluran tetap optimal.

“Kita ingin memastikan seluruh saluran drainase yang menjadi titik rawan banjir bisa diantisipasi sejak awal. Ini merupakan ikhtiar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mempercepat penanganan apabila ada warga yang terdampak,” tambah Appi.

Dengan kombinasi perencanaan, pemeliharaan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan respons cepat, Pemerintah Kota Makassar berupaya meminimalkan dampak musim hujan. Kerja sama dengan Yokohama diharapkan membuka peluang penerapan solusi yang sesuai karakteristik wilayah Makassar, sehingga penanganan genangan dapat lebih terukur, efektif, dan berorientasi pada kenyamanan warga.

Pasang Iklan Disini

Fakta Karier Harry Kane: Dari Tottenham hingga Juara Ballon d’Or di Usia 33 Tahun
Berita Sebelumnya Fakta Karier Harry Kane: Dari Tottenham hingga Juara…
Berita Selanjutnya Wali Kota Appi Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis…

Berita Terkait