Makassar – Harry Kane resmi menjadi pemenang Ballon d’Or 2026 di usia 33 tahun. Berikut sejumlah fakta penting seputar perjalanan kariernya:
Kane lahir pada 28 Juli 1993 di London, Inggris. Ia memulai karier profesional di akademi Tottenham Hotspur dan sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Leyton Orient, Millwall, Norwich City, dan Leicester City sebelum menjadi andalan Spurs.
Di Tottenham, Kane berkembang menjadi salah satu striker terbaik Premier League. Ia menjadi top scorer liga Inggris sebanyak tiga kali dan mencetak lebih dari 280 gol untuk klub tersebut. Meski demikian, ia tidak pernah memenangkan trofi mayor bersama Spurs.
Pada musim panas 2023, Kane hijrah ke Bayern Munich. Keputusan tersebut mengubah trajektori kariernya. Di Jerman, ia langsung menjadi mesin gol andalan dan membantu Bayern meraih berbagai gelar domestik.
Secara keseluruhan hingga 2026, Kane telah mencetak ratusan gol di level klub dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Inggris. Ia juga memegang rekor sebagai top scorer Inggris di Piala Dunia.
Musim 2025/26 menjadi puncaknya. Kane mencetak 73 gol di semua kompetisi (61 untuk klub + 12 untuk negara), memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim di Bayern, serta meraih European Golden Shoe.
Di usia 33 tahun, Kane akhirnya meraih Ballon d’Or setelah bertahun-tahun berada di antara kandidat teratas. Ia membuktikan bahwa konsistensi, ketajaman, dan kepemimpinan bisa membawa penyerang modern meraih penghargaan individu tertinggi di dunia sepak bola.
Karier Kane menjadi contoh bahwa kesabaran dan kerja keras dapat membuahkan hasil di puncak usia karier seorang pesepakbola.







Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.