Makassar – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya peningkatan kasus influenza di Indonesia pada September 2026. Berdasarkan data surveilans, positivity rate influenza mencapai 56 persen pada minggu ke-38.
Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa peningkatan ini masih mengikuti pola musiman yang biasanya terjadi mulai September hingga akhir tahun.
“Influenza bersifat musiman. Kasus biasanya meningkat sekitar September sampai akhir tahun,” ujar Andi dalam konferensi pers.
Virus yang saat ini mendominasi adalah Influenza A (H1N1pdm09), bukan Influenza A (H3N2) subclade K yang sempat disebut sebagai “super flu”. Kasus subclade K justru jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya (hanya 22 kasus hingga minggu ke-38 2026, dibanding 166 kasus di 2025).
Aktivitas influenza di tingkat puskesmas berada pada kategori sedang (medium), sementara di rumah sakit masih kategori rendah (low). Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan, memakai masker saat sakit, dan istirahat cukup.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menegaskan bahwa kondisi masih dalam rentang kewaspadaan dan Kemenkes terus memperkuat surveilans.








Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.