Pengumuman :
Pasang Iklan Disini

Viral di Threads: Warganet Nazar Obral Jasa dan Produk Gratis Jika Prabowo Lengser

  • 78
Ilustrasi modern tren viral di Threads: warganet menawarkan jasa dan produk gratis jika Prabowo lengser. (Gambar AI)

Makassar – Sebuah tren unik dan kontroversial sedang ramai di platform Threads. Sejumlah warganet secara terbuka menyatakan nazar atau janji untuk memberikan jasa dan produk secara gratis apabila Presiden Prabowo Subianto lengser dari jabatannya.

Tren ini bermula dari unggahan seorang pengguna yang menawarkan sesi pemotretan prewedding gratis di Bali untuk lima pasangan. Syaratnya, pasangan tersebut harus turun dalam aksi demonstrasi. Unggahan tersebut kemudian dibagikan ulang dan cepat menyebar.

Tak lama kemudian, banyak akun lain ikut-ikutan. Beberapa menawarkan pembagian suvenir, pakan kucing liar, ayam goreng gratis sepanjang hari, hingga layanan kesehatan seperti pembersihan karang gigi dan konsultasi kulit.

Salah satu unggahan yang cukup menarik perhatian berbunyi kurang lebih: “Ayo algoritma! Prabowo lengser gua kasih prewedding di Bali gratis, buat 5 pasangan, khusus yang turun demo.” Akun tersebut bahkan menyatakan siap menanggung biaya transportasi.

Fenomena ini mencerminkan cara sebagian masyarakat, khususnya generasi muda, mengekspresikan aspirasi politik melalui media sosial dengan gaya yang lebih ringan dan kreatif. Meski demikian, tren tersebut juga memicu perdebatan.

Sebagian warganet menganggapnya sebagai bentuk humor dan kebebasan berekspresi. Sementara yang lain menilai tindakan semacam ini kurang etis karena menyangkut jabatan kepala negara dan berpotensi memicu polarisasi.

Hingga Senin (2 November 2026), unggahan-unggahan sejenis masih terus bermunculan dan menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas di Threads. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana atau pemerintah terkait tren ini.

Para pengamat media sosial menilai fenomena semacam ini menunjukkan betapa platform digital kini menjadi ruang utama bagi masyarakat untuk menyuarakan pendapat, baik secara serius maupun satir.

Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam bermedia sosial dan tidak membawa isu politik ke arah yang berlebihan atau menyinggung SARA.


MA Batalkan Surat Keterangan Ijazah Gibran, Putusan Picu Perdebatan Hukum dan Politik
Berita Sebelumnya MA Batalkan Surat Keterangan Ijazah Gibran, Putusan Picu…

Berita Terkait
Komentar (0)
    Belum ada komentar pada berita ini.
    Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.
Komentar Anda