Detil Berita

Rendahnya Kesehatan Gigi dan Mulut Berpengaruh Pada Kesehatan Fisik dan Mental
23 Maret 2021 Nasional Rhoely Maguire 38x
Post Title Sumber Gambar: shutterstock.com

Hampir semua konsumen Indonesia menyadari rendahnya kesehatan gigi dan mulut berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental, tetapi mereka belum melakukan upaya yang maksimal untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

9 dari 10 konsumen Indonesia percaya bahwa perawatan kesehatan mulut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Ketika ditanyakan lebih lanjut, 68% responden percaya bahwa kesehatan mulut dapat mengurangi resiko pengembangan penyakit kardiovaskular, 81% meyakini ada dampak positif bagi kesehatan mental dan kebahagiaan seseorang, dan 55% juga percaya bahwa perawatan kesehatan mulut yang baik memiliki dampak yang positif yakni mengontrol kadar gula darah dan mencegah diabetes. Meskipun mayoritas konsumen Indonesia telah menyadari dampak langsung dari kurangnya perawatan gigi dan mulut, survei menyarankan bahwa para konsumen belum secara maksimal merawat kesehatan gigi dan mulut mereka sehingga justru dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan fisik dan mental.   

Dari keseluruhan konsumen di Indonesia yang saat ini setidaknya memiliki satu masalah kesehatan gigi dan mulut, hanya sebanyak 31% yang menggunakan produk kesehatan khusus untuk perawatan gigi dan mulut, dan hanya 6% konsumen yang secara aktif dan rutin memeriksa kondisi kesehatan gigi dan mulut atau membersihkan gigi ke dokter.  Padahal, 82% konsumen memiliki gigi sensitif dengan 74% diantaranya merasakan ketidaknyamanan saat makan atau minum. Hal ini juga menunjukkan bahwa konsumen Indonesia masih abai terhadap pentingnya merawat gigi dan mulut meski memiliki setidaknya satu masalah gigi dan mulut.    

Sikap abai yang berkelanjutan ini dapat beresiko bagi kesehatan fisik dan mental yang sebenarnya dapat dicegah dan diatasi.

Perubahan gaya hidup konsumen selama pandemi semakin memperburuk kesehatan gigi dan mulut.

Pandemi telah mengubah gaya hidup konsumen di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penerapan PSBB membuat masyarakat menjadi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, apalagi dengan digalakkannya rutinitas work from home. Oleh karena itu, survei ini berusaha mengamati perubahan rutinitas konsumen yang berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut mereka.

Survei menunjukkan bahwa selama pandemi ada peningkatan konsumsi makanan ringan sebanyak 28%, diikuti oleh 26% kopi/teh, 14% makanan dingin, 22% jus kemasan, dan 10% minuman ringan. Padahal, peningkatan konsumsi jenis makanan dan minuman ini berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut, terutama  dapat merusak enamel gigi yang tidak dapat dipulihkan secara alami oleh tubuh manusia.

Saat ini, konsumen Indonesia memiliki masalah gigi dan mulut yang tentunya semakin diperburuk dengan mengonsumi makanan dan minuman tersebut; 82% mengalami gigi sensitif, 50% mengalami gigi berlubang, dan 39% mengalami gigi bernoda/kuning yang merupakan tiga masalah gigi yang diakui paling banyak dirasakan oleh konsumen di Indonesia.   

Ketika ditanya lebih lanjut tentang bagaimana merawat gigi dan mulut mereka, solusi yang paling banyak digunakan adalah menggosok gigi secara teratur yang dijawab oleh 36% responden. Hal ini tentunya menandakan minimnya upaya atau perawatan khusus yang dilakukan dalam meningkatan kesehatan gigi dan mulut. Lebih lanjut lagi, hanya 6% dari konsumen Indonesia yang secara rutin mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan.

Keith Choy, Region Head, Asia Pacific, GSK Consumer Healthcare mengatakan “Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita beraktivitas sehari-hari dan merawat diri. Kami senang melihat semakin banyak masyarakat yang sudah sadar tentang dampak berkepanjangan dari tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut.  Namun, masih banyak yang harus kita lakukan. Perawatan gigi dan mulut dan yang baik dan teratur sangat penting untuk kesehatan dalam jangka panjang.”

“Sebagai ahli di bidang kesehatan gigi dan mulut, GSK Consumer Healthcare hadir membantu konsumen guna meningkatkan perawatan gigi dan mulut melalui kombinasi pemahaman unik terhadap kebutuhan konsumen dengan inovasi ilmiah. Kami berkomitmen untuk terus menemani perjalanan konsumen Indonesia menggapai kesehatan mulut, gigi, serta tubuh yang lebih baik,” tambahnya.

 

Yang Posting
Komentar